Pernahkah anda berada dititik yang sangat sulit menurut anda? Dan anda tetap harus berjalan seolah–olah memang tidak pernah terjadi sesuatu.
Aku pernah beberapa kali mengalami kejadian seperti itu, dan aku berada dalam keadaan dilema. Beberapa kali aku berada dalam situasi yang kadang kala oleh akal sehatku sendiri tidak bisa menerimanya dan kemudian mengartikannya.
Berbicara
tentang perasaan yang kadang kala ketika dibiarkan akan semakin menyiksa,
tentang hati yang memang ketika harus dilogikakan itu sangat menguras emosi.
Sebongkah perasaan yang entah mengapa mudah sekali membuat kita pangling,
padahal ia hanya bagian kecil dari tubuh kita, seonggok daging lebih tepatnya.
Kutarik nafas dalam-dalam untuk menguatkan diriku sendiri. Seandainya mungkin setiap resahnya hati ini, perasaan ini yang entah tidak menemukan tempat untuk mengadu, aku ingin berteriak saja diruang yang bebas, atau menangis ditempat yang sepi. Tapi itu andaikata aku tidak malu pada diriku sendiri atau malu pada orang lain, terlebih aku adalah seorang lelaki. Aku bahkan tidak menemukan pembelaan atas diriku sendiri. Dan tidak kutemukan apa yang pantas bagi diriku sendiri.
Seperti seorang penulis pernah mengatakan, Jauhkan aku terhadap rutinitas,setiap perasaan yang membelenggu, menipu hakikat waktu yang Membunuh keceriaan hidup. mungkinkah ini sama saja halnya? kutemukan diriku masih disini,, tetap berdiri dan masih sama...
kemudian kutarik nafas dalam-dalam,
adakalanya hal yang aku kira tidak benar justru
membuatkan kejutan bagiku dibebarap situasi yang
aku sendiri justru tidak habis fikir,,
dan seperti itulah hidup yang selama ini aku pahami,
terkadang ada beberapa bagian yang tidak bisa
untuk dijelaskan.
OOO _O_ OOO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar